Cum Date vs Ex Date Dividen: Hari Mana yang Menentukan?
Cum date vs ex date di jadwal dividen KSEI: mana yang berlaku di pasar reguler, dari mana hitungan T+2 berasal, dan seperti apa harga bergerak saat ex date.
Cum date vs ex date adalah dua tanggal yang selalu tampil berdampingan di jadwal pembagian dividen KSEI dan di kalender aksi korporasi aplikasi sekuritas. Cum date adalah hari bursa terakhir ketika pembelian saham masih sempat tercatat di daftar pemegang saham pada recording date; ex date adalah hari bursa pertama ketika pembelian sudah tidak sempat tercatat. Bagi hampir semua investor ritel, pasangan yang berlaku adalah Cum dan Ex Dividen Pasar Reguler, dan cum date reguler jatuh dua hari bursa sebelum recording date.
Apa itu cum date dan ex date dalam jadwal dividen?
Jadwal dividen yang diumumkan emiten dan diteruskan KSEI biasanya memuat enam tanggal: Cum Dividen Pasar Reguler & Negosiasi, Ex Dividen Pasar Reguler & Negosiasi, Cum Dividen Pasar Tunai, Ex Dividen Pasar Tunai, Recording Date, dan Tanggal Pembayaran. Semuanya diturunkan dari satu tanggal saja: recording date, hari ketika emiten memotret daftar pemegang saham (DPS) di KSEI. Nama yang tercantum di DPS pada tanggal itu berhak menerima dividen.
Membeli saham dan tercatat sebagai pemiliknya adalah dua peristiwa yang terpisah. Transaksi bursa diselesaikan beberapa hari setelah tanggal transaksi, dan saham baru berpindah ke rekening efek pembeli pada tanggal penyelesaian itu. Cum date (dari bahasa Latin "cum", artinya "dengan") adalah hari terakhir ketika penyelesaian pembelian masih tiba tepat pada recording date. Ex date ("ex", artinya "tanpa") adalah hari pertama ketika penyelesaian pembelian jatuh setelah recording date, dan dividen periode itu tidak ikut. Versi bursa AS dari konsep yang sama diuraikan di panduan ex-dividend date.
Mengapa jadwal KSEI memuat dua pasangan cum dan ex?
Bursa Efek Indonesia menjalankan beberapa segmen pasar dengan siklus penyelesaian yang berbeda, dan dua pasangan tanggal itu lahir dari perbedaan siklus tersebut.
- Pasar reguler menyelesaikan transaksi pada T+2: saham masuk ke rekening pembeli dua hari bursa setelah transaksi. Siklus T+2 berlaku di BEI sejak 26 November 2018, menggantikan T+3. Pasar negosiasi mengikuti kesepakatan para pihak, dan jadwal KSEI menggabungkannya dengan pasar reguler.
- Pasar tunai menyelesaikan transaksi pada hari yang sama (T+0) dan hanya dibuka pada sesi pertama perdagangan.
Hitungannya lurus. Agar penyelesaian T+2 tiba tepat pada recording date, pembelian harus terjadi dua hari bursa sebelumnya: itulah cum date pasar reguler. Satu hari bursa sesudahnya adalah ex date pasar reguler, tepat satu hari bursa sebelum recording date. Di pasar tunai penyelesaian terjadi hari itu juga, jadi cum date tunai berimpit dengan recording date dan ex date tunai jatuh pada hari bursa berikutnya.
Contoh hitungan: bila recording date jatuh pada Jumat tanggal 24, cum date reguler adalah Rabu 22, ex date reguler Kamis 23, cum date tunai Jumat 24, dan ex date tunai Senin 27. Yang dihitung adalah hari bursa, bukan hari kalender; libur bursa di tengah pekan menggeser cum date satu hari lebih awal.
Hampir semua transaksi ritel lewat aplikasi sekuritas adalah transaksi pasar reguler. Pasangan Cum dan Ex Dividen Pasar Reguler & Negosiasi adalah yang perlu dibaca, sedangkan pasangan pasar tunai berlaku untuk segmen yang jarang disentuh investor perorangan.
Bagaimana cum date dan ex date di bursa AS setelah T+1?
Perbandingan dengan Amerika Serikat memperjelas logika di atas. Bursa AS memangkas siklus penyelesaian dari T+2 menjadi T+1 sejak 28 Mei 2024; mekanismenya diuraikan di cara kerja penyelesaian T+1. Dengan T+1, pembelian pada satu hari bursa sebelum record date masih sempat tercatat, dan ex-dividend date bergeser menjadi hari yang sama dengan record date. Jejak perubahan itu terbaca pada deret dividen Apple (AAPL) sejak awal 2023.
| ex_date | tanggal_ex | tanggal_record | selisih_hari | ex_ke_bayar_hari | dividen_usd |
|---|---|---|---|---|---|
| 2023-02-10 | 10 Feb 2023 | 2023-02-13 | 3 | 6 | 0.23 |
| 2023-05-12 | 12 Mei 2023 | 2023-05-15 | 3 | 6 | 0.24 |
| 2023-08-11 | 11 Agu 2023 | 2023-08-14 | 3 | 6 | 0.24 |
| 2023-11-10 | 10 Nov 2023 | 2023-11-13 | 3 | 6 | 0.24 |
| 2024-02-09 | 9 Feb 2024 | 2024-02-12 | 3 | 6 | 0.24 |
| 2024-05-10 | 10 Mei 2024 | 2024-05-13 | 3 | 6 | 0.25 |
| 2024-08-12 | 12 Agu 2024 | 2024-08-12 | 0 | 3 | 0.25 |
| 2024-11-08 | 8 Nov 2024 | 2024-11-11 | 3 | 6 | 0.25 |
| 2025-02-10 | 10 Feb 2025 | 2025-02-10 | 0 | 3 | 0.25 |
| 2025-05-12 | 12 Mei 2025 | 2025-05-12 | 0 | 3 | 0.26 |
| 2025-08-11 | 11 Agu 2025 | 2025-08-11 | 0 | 3 | 0.26 |
| 2025-11-10 | 10 Nov 2025 | 2025-11-10 | 0 | 3 | 0.26 |
| 2026-02-09 | 9 Feb 2026 | 2026-02-09 | 0 | 3 | 0.26 |
| 2026-05-11 | 11 Mei 2026 | 2026-05-11 | 0 | 3 | 0.27 |
| 2026-08-10 | 10 Agu 2026 | 2026-08-10 | 0 | 3 | 0.27 |
SQL tepat di balik setiap angka
SELECT
toString(ex_dividend_date) AS ex_date,
concat(toString(toDayOfMonth(ex_dividend_date)), ' ',
transform(toMonth(ex_dividend_date),
[1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12],
['Jan', 'Feb', 'Mar', 'Apr', 'Mei', 'Jun', 'Jul', 'Agu', 'Sep', 'Okt', 'Nov', 'Des'],
''),
' ', toString(toYear(ex_dividend_date))) AS tanggal_ex,
toString(any(record_date)) AS tanggal_record,
dateDiff('day', ex_dividend_date, any(record_date)) AS selisih_hari,
dateDiff('day', ex_dividend_date, any(pay_date)) AS ex_ke_bayar_hari,
round(toFloat64(any(cash_amount)), 2) AS dividen_usd
FROM global_markets.stocks_dividends
WHERE ticker = 'AAPL'
AND ex_dividend_date >= '2023-01-01'
AND ex_dividend_date < today()
GROUP BY ex_dividend_date
ORDER BY ex_dividend_datePada baris pertama, ex date 10 Feb 2023 terpaut 3 hari kalender dari record date. Pada baris terakhir, ex date 10 Agu 2026 terpaut 0 hari: ex date dan record date jatuh pada hari yang sama. Kolom ex_ke_bayar_hari mengukur jarak dari ex date ke tanggal pembayaran, padanan "Tanggal Pembayaran" di jadwal KSEI, dan pada dividen terakhir angkanya 3 hari dengan nilai US$0.27 per saham. Perbedaan record date dan ex date secara umum dibahas di record date vs ex-dividend date.
Rumusnya sama di mana pun: cum date adalah recording date dikurangi siklus penyelesaian, dihitung dalam hari bursa. Di BEI angkanya dua hari, di AS nol hari.
Apa yang terjadi pada harga saham saat ex date?
Ex date adalah hari pertama pembeli baru tidak lagi berhak atas dividen, dan harga pembukaan hari itu lazim dibandingkan dengan harga penutupan cum date. Data harian bursa AS memungkinkan perbandingan itu diukur langsung. Panel berikut mengambil ex date terbaru enam saham AS pembayar dividen rutin, lalu menyandingkan besar dividen (sebagai persen dari harga penutupan cum date) dengan gap pembukaan pada ex date.
| ticker | tanggal_ex | dividen_usd | dividen_pct | gap_open_pct |
|---|---|---|---|---|
| PG | 24 Jul 2026 | 1.0885 | 0.74 | -0.35 |
| XOM | 17 Agu 2026 | 1.03 | 0.64 | 0 |
| KO | 15 Sep 2026 | 0.53 | 0.59 | -0.92 |
| JNJ | 25 Agu 2026 | 1.34 | 0.49 | -0.75 |
| MSFT | 20 Agu 2026 | 0.91 | 0.19 | -0.21 |
| AAPL | 10 Agu 2026 | 0.27 | 0.09 | -2.07 |
SQL tepat di balik setiap angka
WITH
bars AS
(
SELECT
ticker,
toDate(date) AS hari,
any(toFloat64(open)) AS harga_buka,
any(toFloat64(close)) AS harga_tutup
FROM global_markets.stocks_daily_aggs
WHERE ticker IN ('AAPL', 'MSFT', 'KO', 'JNJ', 'PG', 'XOM')
AND date >= today() - 230
GROUP BY ticker, hari
),
bars_lag AS
(
SELECT
ticker,
hari,
harga_buka,
lagInFrame(harga_tutup, 1) OVER (PARTITION BY ticker ORDER BY hari ROWS BETWEEN UNBOUNDED PRECEDING AND CURRENT ROW) AS tutup_cum
FROM bars
),
terbaru AS
(
SELECT
ticker,
toDate(max(ex_dividend_date)) AS exd,
toFloat64(argMax(cash_amount, ex_dividend_date)) AS dividen
FROM global_markets.stocks_dividends
WHERE ticker IN ('AAPL', 'MSFT', 'KO', 'JNJ', 'PG', 'XOM')
AND ex_dividend_date >= today() - 200
AND ex_dividend_date < today() - 3
GROUP BY ticker
)
SELECT
t.ticker AS ticker,
concat(toString(toDayOfMonth(t.exd)), ' ',
transform(toMonth(t.exd),
[1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12],
['Jan', 'Feb', 'Mar', 'Apr', 'Mei', 'Jun', 'Jul', 'Agu', 'Sep', 'Okt', 'Nov', 'Des'],
''),
' ', toString(toYear(t.exd))) AS tanggal_ex,
round(t.dividen, 4) AS dividen_usd,
round(t.dividen / b.tutup_cum * 100, 2) AS dividen_pct,
round((b.harga_buka / b.tutup_cum - 1) * 100, 2) AS gap_open_pct
FROM terbaru AS t
INNER JOIN bars_lag AS b ON b.ticker = t.ticker AND b.hari = t.exd
WHERE b.tutup_cum > 0
ORDER BY dividen_pct DESCPada ex date terbarunya, PG (24 Jul 2026) membagikan dividen US$1.0885 per saham, setara 0.74% dari harga penutupan cum date, dan harga pembukaan ex date bergerak -0.35% terhadap penutupan sebelumnya. Dua kolom itu jarang sama persis: dividen adalah angka pasti, sedangkan gap pembukaan memuat seluruh kabar dan order yang masuk semalaman. Mekanisme di balik penurunan itu, termasuk penyesuaian order oleh bursa AS pada ex date, dijelaskan di mengapa saham turun saat ex-dividend date.
Satu nama yang diikuti selama beberapa ex date berturut-turut menunjukkan seberapa lebar sebaran gap itu. Coca-Cola (KO) membagikan dividen empat kali setahun, dan panel berikut menjejak 9 ex date terakhirnya.
| ex_date | tanggal_ex | harga_tutup_cum | harga_buka_ex | dividen_pct | gap_open_pct |
|---|---|---|---|---|---|
| 2024-09-13 | 13 Sep 2024 | 71.23 | 70.84 | 0.68 | -0.55 |
| 2024-11-29 | 29 Nov 2024 | 64.43 | 64.02 | 0.75 | -0.64 |
| 2025-03-14 | 14 Mar 2025 | 69.62 | 68.51 | 0.73 | -1.59 |
| 2025-06-13 | 13 Jun 2025 | 72.24 | 71.77 | 0.71 | -0.65 |
| 2025-09-15 | 15 Sep 2025 | 67.01 | 66.68 | 0.76 | -0.49 |
| 2025-12-01 | 1 Des 2025 | 73.12 | 72.6 | 0.7 | -0.71 |
| 2026-03-13 | 13 Mar 2026 | 77.61 | 77.47 | 0.68 | -0.18 |
| 2026-06-15 | 15 Jun 2026 | 82.62 | 81.08 | 0.64 | -1.86 |
| 2026-09-15 | 15 Sep 2026 | 89.35 | 88.53 | 0.59 | -0.92 |
SQL tepat di balik setiap angka
WITH
bars AS
(
SELECT
toDate(date) AS hari,
any(toFloat64(open)) AS harga_buka,
any(toFloat64(close)) AS harga_tutup
FROM global_markets.stocks_daily_aggs
WHERE ticker = 'KO'
AND date >= today() - 800
GROUP BY hari
),
bars_lag AS
(
SELECT
hari,
harga_buka,
lagInFrame(harga_tutup, 1) OVER (ORDER BY hari ROWS BETWEEN UNBOUNDED PRECEDING AND CURRENT ROW) AS tutup_cum
FROM bars
),
dividen_ko AS
(
SELECT
toDate(ex_dividend_date) AS exd,
any(toFloat64(cash_amount)) AS dividen
FROM global_markets.stocks_dividends
WHERE ticker = 'KO'
AND ex_dividend_date >= today() - 760
AND ex_dividend_date < today() - 3
GROUP BY exd
)
SELECT
toString(d.exd) AS ex_date,
concat(toString(toDayOfMonth(d.exd)), ' ',
transform(toMonth(d.exd),
[1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12],
['Jan', 'Feb', 'Mar', 'Apr', 'Mei', 'Jun', 'Jul', 'Agu', 'Sep', 'Okt', 'Nov', 'Des'],
''),
' ', toString(toYear(d.exd))) AS tanggal_ex,
round(b.tutup_cum, 2) AS harga_tutup_cum,
round(b.harga_buka, 2) AS harga_buka_ex,
round(d.dividen / b.tutup_cum * 100, 2) AS dividen_pct,
round((b.harga_buka / b.tutup_cum - 1) * 100, 2) AS gap_open_pct
FROM dividen_ko AS d
INNER JOIN bars_lag AS b ON b.hari = d.exd
WHERE b.tutup_cum > 0
ORDER BY d.exdPada ex date terakhir, 15 Sep 2026, KO ditutup di US$89.35 pada cum date dan dibuka di US$88.53 pada ex date; gap pembukaannya -0.92% berbanding dividen 0.59%. Di sepanjang deret, garis dividen nyaris datar sementara garis gap pembukaan naik turun di sekitarnya. Investor BEI membaca pola yang sama pada ex date pasar reguler: harga pembukaan disandingkan dengan penutupan cum date, lalu selisihnya dibandingkan dengan dividen per saham. Ex date saham AS yang akan datang tercantum di kalender ex-dividend date mendatang.
Hari mana yang sebenarnya perlu diperhatikan?
Bagi investor ritel yang bertransaksi di pasar reguler, dua tanggal sudah cukup: cum date pasar reguler, batas akhir pembelian yang masih membawa hak dividen, dan tanggal pembayaran, saat dana masuk ke rekening efek. Recording date sendiri tidak memerlukan tindakan apa pun; DPS dipotret otomatis dari data KSEI. Membaca kolom yang salah, misalnya cum date pasar tunai, berarti meleset dua hari bursa dari batas yang berlaku untuk transaksi reguler.
Beberapa catatan praktis:
- Yang dihitung adalah hari bursa. Libur nasional dan hari libur bursa tidak masuk hitungan T+2; kalender resmi BEI adalah rujukannya.
- Menjual saham pada ex date tidak menghilangkan hak dividen. Yang menentukan adalah posisi pada penutupan cum date, dan penyelesaian pembelian itu tetap tiba pada recording date. Versi AS dari pertanyaan ini dibahas di bolehkah menjual pada ex-dividend date.
- Harga pada ex date lazim dibuka lebih rendah, seperti terlihat pada dua panel di atas. Artikel ini menjelaskan mekanismenya dan tidak menyarankan membeli sebelum atau sesudah cum date.
- Pajak: sejak UU Cipta Kerja, dividen dari emiten dalam negeri yang diterima wajib pajak orang pribadi dalam negeri dikecualikan dari objek PPh sepanjang diinvestasikan kembali di Indonesia paling singkat tiga tahun pajak (PMK 18/PMK.03/2021).
FAQ
Apa beda cum date dan ex date?
Cum date adalah hari bursa terakhir ketika pembelian saham masih membawa hak atas dividen yang sedang dibagikan; ex date adalah hari bursa pertama ketika pembelian tidak lagi membawa hak itu. Keduanya selalu berurutan: ex date jatuh satu hari bursa setelah cum date.
Cum date jatuh berapa hari sebelum recording date?
Di pasar reguler BEI, cum date jatuh dua hari bursa sebelum recording date, mengikuti siklus penyelesaian T+2. Di pasar tunai, yang menyelesaikan transaksi pada hari yang sama, cum date berimpit dengan recording date.
Kalau membeli saham tepat pada cum date, apakah masih dapat dividen?
Ya, untuk pembelian di pasar reguler. Transaksi pada cum date diselesaikan dua hari bursa kemudian, tepat pada recording date, dan nama pembeli masuk ke daftar pemegang saham yang berhak.
Apakah menjual saham pada ex date masih dapat dividen?
Ya. Hak dividen ditentukan oleh posisi pada penutupan cum date. Penjualan pada ex date baru diselesaikan dua hari bursa setelahnya, setelah recording date lewat, jadi nama penjual masih tercatat di DPS.
Mengapa cum date pasar tunai berbeda dari cum date pasar reguler?
Pasar tunai menyelesaikan transaksi pada hari yang sama (T+0), sedangkan pasar reguler pada T+2. Selisih dua hari bursa itulah yang memisahkan kedua cum date. Hampir semua transaksi ritel adalah transaksi pasar reguler, jadi pasangan reguler yang berlaku.
Setiap panel di atas menyertakan SQL persisnya; buka untuk melihat cara angkanya dihitung. Untuk memeriksa ex date dan gap pembukaan saham AS lain, ajukan pertanyaannya dalam bahasa sehari-hari di terminal Strasmore.